- Tauhid berasal dari bahasa arab tauhid - yuuhid - wahid yang berarti "menjadikanNya Esa".
- Men-Tauhidkan Allah berarti menjadikan, mengakui, dan meyakini bahwa Allah itu Esa.
- Ilmu Tauhid berarti ilmu yang membahas mengenai bagaimana cara mengetahui, menjadikan, mengakui, dan meyakini bahwa Allah itu Esa.
- Secara istilah ilmu tauhid adalah ilmu yang membahas mengenai wujud Allah dan segala yang bertalian denganNya berdasarkan dalil-dalil yang meyakinkan, agar dengan ilmu tersebut manusia dapat men-Tauhidkan.
B. Macam-macam Tauhid
- Tauhid Ilahiyah (mengesakan Allah SWT sebagai Tuhan)
- Tauhid ini berhubungan dengan ibadah manusia kepada Tuhannya. Erat kaitannya dengan seluruh amalan yang diperintahkan Allah SWT untuk dikerjakan antara lain seperti sholat, berqurban, zakat, haji, dll. Seperti yang tercantum dalam QS Al-Baqarah : 163
- Tauhid Rububiyah (mengesakan Allah SWT sebagai pencipta)
- Tauhid ini adalah bagaimana mengesakan Allah yang telah mencipta, mengatur, mengelola, menghidupkan, dan mematikan seluruh alam semesta. Seperti dalam QS Al-Fatihah : 1
- Tauhid Ubudiyah (mengesakan Allah SWT sebagai sesembahan)
- Tauhid ini bagaimana mengesakan Allah sebagai satu-satunya sesembahan. Allah SWT yang merupakan satu-satunya Dzat yang patut kita sembah, tak ada selainNya
- Tauhid Asma' Was Shifat (mengesakan Allah SWT yang memiliki nama-nama dan sifat wajib)
- Tauhid yang berisi tentang keimanan dan keyakinan bahwa Allah memiliki Dzat yang tidak serupa dengan berbagai Dzat yang ada, serta memiliki sifat yang tidak serupa dengan segala sifat yang ada
C. Nama-nama Lain Dari Ilmu Tauhid
- Ilmu Aqaid : Ilmu yang membahas tentang kepercayaan-kepercayaan yang harus ada di dalam hati
- Ilmu Ushuluddin : Ilmu yang membahas tentang pokok-pokok agama
- Ilmu Kalam : Ilmu yang membahas tentang kalamullah sehingga dapat mencapai keyakinan yang benar dan dapat ditanamkan dalam hati
- Ilmu Ma'rifat : Ilmu yang dapat mengetahui secara mendalam tentang Allah dan semua sifat-Nya, dengan keyakinan teguh
- Ilmu Hakekat : Ilmu yang menjelaskan segala sesuatu sehingga dapat meyakini kepercayaan dengan benar
D. Aliran-aliran Dalam Tauhid
- Aliran Khawarij : Barisan pendukung Ali yang keluar dari pasukan Ali karena tidak adanya kesepakatan mereka terhadap tahkim, mereka menyebut diri mereka dengan kata Syurah.
- Aliran Murji'ah : Kaum muslimin yang tidak berpendapat dalam kasus tahkim dan menyerahkan kepada Allah SWT
- Aliran Jabariyah : Mempunyai prinsip bahwa Allah mempunyai kemampuan untuk menggerakkan manusia ibarat wayang yang digerakkan oleh dalang tidak mempunyai kehendak
- Aliran Qadariyah : Berpendapat bahwa Allah menciptakan manusia, manusia bebasa berkehendak dan berbuat (free will free act) manusia bertanggung jawab atas perbuatannya sendiri
- Aliran Mu'tazilah : Berani menafsirkan Al-Qur'an dan Hadist berdasarkan akal sebagaimana dalam filsafat
- Aliran Ahlussunnah wal Jama'ah :
- Aliran Asy'ariyah : Kelompok yang benar-benar ikhlas membela kepercayaannya , mempercayai nash-nash Al-Qur'an dan Hadist disamping menggunakan akal yang hanya sebagai penguat nash-nash. Didirikan oleh Abu Hasan Al-Asy'ari
- Aliran Maturidiyah : Seperti Asy'ariyah tetapi memberikan lebih banya kebebasan akal dari Asy'ariyah untuk mengetahui kebenaran tanpa terpaku pada teks
Tidak ada komentar:
Posting Komentar